Pendidikan

 Bentuk-Bentuk Pelanggaran HAM Berat

 Bentuk-Bentuk Pelanggaran HAM Berat

      Dalam rangka menegakkan HAM, telah dibentuk pengadilan khusus terhadap pelanggaran HAM berat pelanggaran HAM berat meliputi,

  1.    Kejahatan Geniosida, yaitu pernbunuhan secara besar-besaran, terencana terhadap suatu bangsa atau etnis, kelompok agama, dan ras dengan cara:

1)   Membunuh anggota kelompok,

2)   Mengakinatkam penderitaan fisik atau mental yang berat terhadap anggota kelompok.

3)   Menciptakaii kondisi kehidupan kelompok yang mengakibatkan kemusnahan fisik, baik sebagian atau seluruhnya. .

4)   Melaksakan tindakan-tindakan yang bertujuan mencegah kelahiran di dalam kelompok.

5) Memindahkan secara paksa anak-anak dari kelompok tertentu ke kelompok lain.

  1.   Kejahatan torhadap kemanusiaan, yaitu perbuatan yang dilakukan sebagai bagian dari serangan yang meluas atau sistematik yang ditujukan terhadap penduduk sipil. Kejahatan kemanusiaan dapat herupa:

1)   Pembunuhan.

2)   Pemusnahan.

3)   Perbudakan

4)   Pengusiran atau pemindahan penduduk secara paksa.

5)   Perampasan kemerdekaan fisik lain secara sewenang-wenang yang melanggar hukum internasional.

6)   Penyiksaan

7)   Pemerkosaan, perbudakan seksual, pelacuran secara paksa, pemaksaan kehamilan, pemandulan, sterilisasi secara paksa, atau bentuk-bentuk kekerasan seksual yang lain yang setara.

8)   Penganiayaan terhadap suatu kelompok tertentu atau perkumpulan yang didasari persamaan politik, etnis, budaya, agama, jenis kelamin atau alasan lain yang telah diakui secara universal sebagai hal yang dilarang menurut hukum internasional.

9)   Penghilangan seseorang secara paksa.

10) Kejahatan apartheid.


  1. E.   BEBERAPA KETENTUAN TENTANG PENYELESAIAN

      PELANGGARAN HAM

  1.   Ketentuan Pidana
  2. Untuk pelanggaran HAM berat seperti genosida atau kejahatan kemanusiaan diberikan ancaman hukuman mati, penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling lama dua puluhlima tahun dan paling ringan sepuluh tahun.
  3.   Untuk kejahatan penyiksaan diancam hukuman maksimal 5 tahun penjara.
  4.    Untuk pelanggaran HAM berupa kekerasan seksual, penganiayaan, SARA, dan penghinaan secara paksa diancam hukuman maksimal 20 tahun penjara dan paling ringan sepuluh tahun penjara.
  5.   Konsekuensi dari Peradilan HAM

Konsekuensi peradilan HAM bagi masyarakat adalah sebagai berikut,

  1.   Parahakim, jaksa, dan pengacara mau tidak mau harus memiliki pengetahuan dalam bidang HAM.
  2. Para akadernisi di perguruan tinggi, LSM, atau masyarakat pada umumnya dituntut pemahamannya tentang HAM.
  3. Setiap orang atau kelompok yang memiliki alasan kuat  bahwa HAM-nya dilanggar dapat mengajukan pengaduan lisan atau tertulis kepada Komnas HAM (Komisi Nasional Hak Asasi Manusia)

    POS-POS TERBARU

    ARSIP