Biografi Singkat KH. Abdurrahman Wahid

Biografi Singkat KH. Abdurrahman Wahid

Biografi Singkat KH. Abdurrahman Wahid

Biografi Singkat KH. Abdurrahman Wahid
Biografi Singkat KH. Abdurrahman Wahid

Abdurrahman Wahid, atau yang biasa akrab dengan sebutan Gus Dur, 1 nama lengkapnya adalah Abdurrahan ad-Dakhil,2 (yang memiliki arti sang pendobrak), beliau adalah tokoh yang penuh kontroversial dan berdedikasi tinggi terhadap pembelaan pada kaum minoritas dan penegakan Hak Asasi Manusia (HAM) pembela kaum minuritas. Namun yang tak kalah menarik dari pendiri Nahdlatul ulama? ini untuk kita pelajari adalah kemampuannya mengemas setiap pemikiran dan gagasan dalam situasi yang harmunis, dengan lontaran secara jenaka, santai dan banyak orang tergelitik, sebuah cirri khas yang menggambarkan kesederhanaan gaya hidup masyarakat kelas bawah dan pinggiran.

Abdurrahman Wahid dilahirkan di Jombang

salah satu kabupaten di Jawa Timur, yang secara literatur jawa- Ilmu Ijo dan (Ian) abang. “ Ijo” berarti hijau dan “abang”memiliki arti merah, sebuah makna konotasi warna yang menunjukkan dua itentitas kultur masyarakat yang berlawanan. Hijau adalah simbol masyrakat priyai dengan kekuatan tradisi spritual dan sufistik, sedangkan abang, adalah syimbol untuk menunjukkan masyarakat abangan, yakni entitas cultural dan metodelogi pra Islam yang menjadi masyarakat pinggiran.

Latar belakang sosial dan kultur masyarakat Jombang yang beragam, tidak mengherankan kalau kemudian Kabupaten yang ada di Jawa Timur ini menjadi saksi bisu lahirnya sejumlah tokoh besar dalam diskursus pemikiran dan gerakan sosial ke agamaan di Indonesia yang komplek dan keunikan-nya, ada intlektual, negarawan, politisi, budayawan, dan di antaranya juga melahirkan Ulama?besar. Sebut saja KH. Hasyim Asy?ari (Pendiri NU), KH. Wahab Hasbullah, KH. Bisri Syamsuri (pendiri NU dan penggagas kebangkitan saudagar santri), KH. Abdul Wahid Hasyim ( Ayah Gus Dur) yang merupakan representasi tokoh pemuda Islam dalam tim panitia Sembilan pembahasan dan perumusan undang-undang dasar sekaligus menteri agama pertama repuplik Indonesia) Nurcholis Majid (tokoh pembaruan Islam), EMHA. Ainun Najdjib (budayawan dengan sebutan kiyai kanjeng) dan yang paling fenominal KH. Abdurrahman Wahid.

Lahir dan Dibesarkan di Pesantren Abdurrahman wahid lahir pada tanggal 04 agustus 1940 di denanyar

Jombang jawa timur dan meninggal tanggal 30 Desember 2009. Beliau merupakan anak pertama dari enam bersaudara. Gus Dur lahir dari keluarga karismatik, Ayahnya KH. Abdul Wahid yang selalu bergulat dalam gerakan nasionalis, adalah putra tokoh terkenal KH. Hasyim Asy?ari, pendiri pondok Tebu Ireng dan pendiri Nahdatul Ulama? (NU) , Organisai terbesar di Indonesia. Ibunya bernama Ny Hj. Solehah, juga putri tokoh besar Nahdotul Ulama? (NU), KH. Bisri syamsuri, pendiri pondok pesantren Denanyar Jombang dan ro?is Aam syuriah Pengurus Besar Nahdotul Ulama?(PBNU) setelah KH. Abdul Wahab Hasbullah.

Abdul Wahid, ayah Gus Dur perrnah mejadi mentri agama RI pertama dan aktif dalam panitia Sembilan yang Merumuskan piagam Jakarta. Pada masa kecilnya, Abdurrahman Wahid tidak seperti kebanyakan anak-anak seusianya. Ia lebih memilih tinggal bersama kakeknya dari pada tinggal dengan ayahnya. Berkat tinggal bersama kakeknya yang merupakan tokoh yang banyak di kunjungi tokoh-tokoh politik dan orang-orang penting lainnya, maka sejak kecil Abdurrahman Wahid sudah mengenal tokoh-tokoh politik dan orang penting tersebut.

Ketika kecil, Gus Dur sering menunjukkan kenakalannya pada umunya kebanyakan anak seorang tokoh. Kadang-kadang ia di hukum dengan di ikat dengan tambang ketiang bendera di depan rumahnya karena perilakunya yang tidak sopan. Ketika belum genap berusia dua belas tahun, lenganya telah dua kali patah karena jatuh dari pohon.

Baca juga artikel: