CARA BUDIDAYA TIMUN

CARA BUDIDAYA TIMUN

CARA BUDIDAYA TIMUN

CARA BUDIDAYA TIMUN
CARA BUDIDAYA TIMUN

Pembibitan

Siapkan pupuk kandang matang, diamkan 1 minggu.
Siapkan tanah halus dan pupuk kandang (tanah : pupuk kandang = 7:3) dan masukkan polybag.
Rendam benih dalam air hangat selama 30 menit.
Peram selama 12 jam. Setiap benih yang berkecambah dipindahkan ke polibag sedalam 0,5-1 cm.
Polybag dinaungi plastik bening dan bibit disiram dua kali sehari.
Setelah berumur 12 hari atau berdaun 3-4 helai, bibit dipindahkan ke kebun.

Pengolahan Media Tanam

Bersihkan lahan dari gulma, rumput, pohon yang tidak diperlukan, lahan yang cocok adalah sawah berpengairan teknis, ketinggian tempat sekitar (0 – 1.000 m dpl). Musim yang tepat untuk mentimun pada musim kemarau (MK).
Berikan kalsit/dolomit (pH tanah <6 : 1-2 ton/ha)
Tanah dibajak/dicangkul 30-35cm sambil membalikkan tanah dan biarkan 2 minggu.
Olah kembali tanah sambil membuat bedengan lebar 120 cm, tinggi 30-40 cm dan jarak antar bedengan 30 cm.
Tambahkan pupuk kandang 20-30 ton/ha atau 0,5 kg pupuk kandang ke setiap lubang tanam 40 x 40 x 40 cm.
Pasang mulsa. Dan 1 minggu kemudian buat lubang tanam.
Taburkan pupuk kandang pada setiap lubang tanam (25-50 kg pupuk kandang matang untuk 1000 m2).

Pemeliharaan Tanaman

Tanaman yang rusak atau mati dicabut dan segera disulam dengan tanaman yang baik.
Pasang ajir pada 5 hst ( hari setelah tanam ) untuk merambatkan tanaman.
Daun yang terlalu lebat dipangkas, dilakukan 3 minggu setelah tanam pada pagi atau sore hari.
Pengairan dan Penyiraman rutin dilakukan setiap pagi dan sore hari dengan cara di siram atau menggenangi lahan selama 15-30 menit. -Selanjutnya pengairan hanya dilakukan jika diperlukan dan diintensifkan kembali pada masa pembungaan dan pembuahan.

Baca Juga: https://berkebun.co.id/budidaya-jamur-tiram/

Panen dan Paska Panen

Penanganan panen dan paska panen yang tepat dan benar, dapat mempengaruhi kualitas buah dan harga jual. Panen pertama dapat dilakukan setelah tanaman berumur 35 – 40 hari setalah tanam atau buah sudah mencapai ukuran maksimal atau sesuai dengan mentimun yang dibudidayakan. Pemanenan dilakukan dengan interval 2 – 4 hari sekali tergantung dengan varietas yang dibudidayakan. Pemanenan sebaiknya dilakukan pada pagi hari. Untuk menjaga kualitas hasil panen berikutnya, setelah panen pertama berikan pupuk susulan setiap tiga hari sekali. Bawa hasil panen ke tempat pengumpulan yang teduh dan sejuk, pisahkan antara buah yang baik dengan buah yang rusak, busuk dan abnormal. Sortasi buah berdasarkan ukuran besar kecil dan sesuai dengan permintaan pasar baik pasar tradisional, supermarket dan pasar internasional. Masukkan buah kedalam wadah dan diatur agar dapat mengurangi terjadinya kerusakan dalam pengangkutan. Buah mentimun siap didistribusikan kepada konsumen yang membutuhkan.