Hasil Penelitian Siswa Semarakkan Pekan Ilmiah VIII SMAN 3 Bandung

Hasil Penelitian Siswa Semarakkan Pekan Ilmiah VIII SMAN 3 Bandung

Hasil Penelitian Siswa Semarakkan Pekan Ilmiah VIII SMAN 3 Bandung

Hasil Penelitian Siswa Semarakkan Pekan Ilmiah VIII SMAN 3 Bandung
Hasil Penelitian Siswa Semarakkan Pekan Ilmiah VIII SMAN 3 Bandung

Sebanyak 75 topik riset science dan social karya siswa Sekolah Menengah Atas Negeri

(SMAN) 3 Bandung menyemarakkan Pekan Ilmiah VIII dengan tema “Membangun Tradisi Ilmiah Melalui Research Based Learning (RBL) Terintegrasi Science Technology Ecosystem Mathemathic (STEM)”, di halaman SMAN 3, Jln. Kalimantan No. 8, Kota Bandung, Kamis (25/4/2019). Kegiatan ini digelar untuk mempersiapkan generasi 4.0.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMAN 3 Bandung, Taman Sutaman menyebutkan, penelitian ini berawal dari keresahan siswa terhadap lingkungan sekitarnya.

“Sekolah sangat mendukung berbagai pencapaian yang dilakukan setiap siswa. Ini berkaitan dengan visi kurikulum sekolah yang telah diimplementasikan melalui pengembangan riset yang melibatkan siswa dan lembaga,” ujarnya.

Sementara itu, guru fisika SMAN 3 Bandung sekaligus Ketua Pelaksana Pekan Ilmiah VIII

, Diana Susyari Mardijanti menjelaskan, pekan ilmiah ini merupakan hasil model pembelajaran research based learning (RBL). Pekan ilmiah ini sudah dibangun sejak 8 tahun lalu. Jika dikalkulasikan, terdapat 300 topik riset yang sudah diteliti oleh para siswa.

“Setiap tahun terdapat 75 stan yang diisi hasil riset anak-anak. Kami memberi kebebasan agar siswa bisa berkreasi. Tidak ada kewajiban bagi anak IPA harus meneliti mengenai ilmu pengetahuan alam. Begitupun dengan anak IPS, tidak melulu meneliti yang berhubungan dengan sosial,” tutur Diana.

Adapun, lanjutnya, perbedaan di setiap tahun pekan ilmiah ini adalah topik-topik

yang dihasikan. Pada 2019 ini, siswa lebih banyak melakukan penelitian yang berkaitan dengan informasi dan teknologi serta menggunakan aplikasi-aplikasi canggih.

Diana berharap, pekan ilmiah ini tetap bertahan dan ada proses pembaharuan dalam bidang penelitian. “Sekolah juga tengah berusaha mengedepankan research dibandingkan teori. Apabila riset sudah dikedepankan maka penelitian tidak lagi menjadi beban,” ujarnya.***

 

Sumber :

https://vidmate.co.id/