Pendidikan

Jenis Kelayakan Investasi

Jenis Kelayakan Investasi

kelayakan investasi ada beberapa tingkatan, yaitu kelayakan teknis, kelayakan finansial, kelayakan ekonomis.

–     Kelayakan teknis adalah kelayakan yang hanya melihat atau mempertimbangkan satu aspek saja dari kelayakan investasi, misalny: hanya mempertimbangkan pasar saja, atau aspek teknologi saja, atau supply saja, lokasi saja, atau hanya legalnya saja.

–     Kelayakan finansial adalah kelayakan yang sudah memperhitungkan berbagai aspek terkait kelayakan investasi, kecuali biaya opportunitas (pengorbanan ekonomis) akibat adanya investasi tersebut, misalnya aspek lingkungan, dan eksternalitas lainnya.

–     Kelayakan ekonomis adalah kelayakan yang telah memperhitungkan berbagai aspek terkait, dengan kelayakan investasi, termasuk memperhitungkan biaya opportunitas (pengorbanan ekonomis), akibat adanya investasi tersebut, misalnya aspek lingkungan, dan eksternalitas lainnya.

Menggunakan pola pikir sustainable development, tanpa merusak lingkungan.

Dari ketiga tingkat kelayakan investasi tersebut yang paling ideal adalah kelayakan ekonomis. Namun, sampai saat ini, kebanyakan kajian kelayakan investasi ini masih menggunakan kelayakan finansial.

2.4.2. Kriteria Kelayakan

Berbagai kriteria kelayakan yang digunakan untuk mengukur kelayakan investasi, seperti: rata-rata tingkat pengembalian, selama umur proyek investasi, atau Return on Invesment (ROI), masa pengembalian modal proyek investasi atau Pay Back Period (PBP), nilai sekarang neto dari proyek investasi, atau Net Present Value (NPV), indeks keuntungan dari proyek investasi atau Provitability Index (PI), tingkat balas jasa modal selama proyek investasi, atau Internal Rate of Return (IRR), serta modifikasi IRR, atau Modified Internal Rate of Return (MIRR). Seperti disinggung dimuka semua kriteria investasi di atas didasarkan pada konsep time value of money dari arus dana yang dihasilkan proyek investasi. Dengan demikian, maka seandainya, proyek-proyek diatas mempunyai salvage value, atau nilai residu, maka nilai salvage tersebut dianggap sebagai bagian dari cash inflow pada akhir periode (umur) proyek dan harus dihitung nilai sekarang atau present valuen-nya.

Masing-masing kriteria kelayakan investasi tersebut mempunyai kekuatan dan kelamahan, sehingga perlu dipilih kriteria yang paling tepat untuk mengukur kelayakan investasi. Secara ringkas, dapat dilihat pada gambar berikut:

Sumber :

https://busbagus.co.id/kicauan-barack-obama-ini-jadi-kicauan-yang-paling-banyak-di-like/