Pendidikan

Keberkahan Mengajar

Keberkahan Mengajar

 

Selain mengurus pesantren, Habib Ridho juga membuka majelis, yang terbuka untuk umum. Pengikut majelisnya bertambah banyak. Bahkan tak jarang ada yang masuk Islam seusai dirinya memberikan pelajaran dan mauizhah hasanah di majleis itu.

“Saya lebih suka mengajar di majelis, karena membuka kitab menerangkan apa yang di dalam kitab sehingga meminimalisasi kesalahan, dibandingkan dakwah atau ceramah. Saya juga takut riya’. Meski dakwah atau ceramah itu juga dibutuhkan dalam menyampaikan sesuatu,” ujar beliau.

Habib Ridho tak sendirian dalam mencapai hasil yang diperolehnya saat ini. Tentu semua itu tak lepas dari tuntunan dan doa para guru, yang telah membentuknya menjadi pribadi seperti sekarang. Seperti Ustadz Abdullah bin Hamid Al-Hinduan, Habib Soleh bin Alwi, Ustadz Awab Ba Mifta. Juga selalu ada murid-muridnya yang kini telah menjadi orang terkenal. Sebut saja misalnya Muhammad Assegaf, pengacara ternama, Thoha bin Abdillah, tokoh yang telah malang-melintang di dunia politik, Husein Ibrahim, purnawirawan laksamana muda, juga Salim Segaf Al-Jufri, menteri sosial.

Habib Ridho benar-benar menghabiskan waktu dan tenaga beliau untuk berbakti di bidang pendidikan. Di usia beliau yang lebih dari 84 tahun, beliau berpesan untuk semua, “Melakukan sesuatu apa pun itu haruslah ikhlas karena Allah.”

3.      Visi, Misi & Tujuan

Visi :

Pesantren sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan agama, keterampilan, menjadikan santri berakhlak mulia, memiliki kemampuan di bidang agama sehingga menjadi tauladan bagi kehidupan bermasyarakat.

Misi :

Melaksanakan pendidikan Pondok Pesantren yang selalu berorientasi pada mutu secara keilmuan maupun secara agama sehingga mampu menyiapkan sumber daya insani yang berkualitas di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi serta di bidang iman dan taqwa.

Tujuan :

Memberikan bekal kepada santri pengetahuan umum, agama dan keterampilan dasar yang bermanfaat bagi agama, nusa dan bangsa serta dapat menyiapkan untuk jenjang pendidikan agama selanjutnya.

  1. Pengelolaan Pondok Pesantren Darunna’im

Pondok Pesantren Darunna’im Putra dibawah bimbingan langsung oleh Al Habib Sy. Akhmad Zaki Yahya, Lc yang telah berhasil menyelesaikan study nya di Universitas Al Azhar Mesir Cairo, dengan mengambil Konsentrasi pada Fakultas Ushuluddin dengan Jurusan Aqidah dan Filsafat  dan didukung oleh SDM yang berkompeten lulusan dari berbagai Lembaga Pendidikan dalam dan luar negeri. Sedangkan Pondok Pesantren Darunna’im Putri dibimbing langsung oleh Al Habib Abdullah Asseghaf yang tidak lain adalah menantu dari Al Allamah  Al Habib H. Sy. Mohammad Ridho Yahya, yang juga seorang alumnus Pondok Pesantren Darullughah Waddakwah Dengan komitmen yang kuat, ketulusan dalam mengasuh dan mendidik, insya allah mampu mengantarkan santri tumbuh dan berkembang secara optimal.

sumer :

https://www.sudoway.id/seva-mobil-bekas/