Umum

Kesalahan Dekorasi yang dapat Menyebabkan Stress

Ingatkah Anda bagaimana membuat suasana keluarga nyaman dan sehat? Ciptakan suasana kekeluargaan layaknya tempat berteduh yang tidak hanya memberikan kenyamanan, keamanan dan ketenangan, tapi juga melindungi diri dari stres kehidupan sehari-hari? Itulah tujuan sebenarnya dari rumah, tujuan sebenarnya dari hunian tersebut.

Rumah harus dapat memberikan perlindungan dari tekanan hidup dan pekerjaan yang dapat memperburuk tingkat stres Anda dan membuatnya tidak dapat ditolerir oleh orang lain. Rumah harus menjadi tempat yang santai dan menyenangkan.

Saat stres datang, Anda tidak akan memiliki kekebalan yang cukup, yang tidak dapat dihindari. Rhoma Irama mengatakan bahwa cara terbaik untuk menghilangkan stres adalah keimanan dan ketakwaan. Tapi apa pendapat desainer interior?

Jawabannya pulanglah dan temukan suasana yang tenang dan damai.

Anda sangat perlu mendesain dan mendekorasi lingkungan rumah anda agar dapat memberikan dampak positif dan berperan besar dalam mengatasi stres dan tekanan kehidupan sehari-hari.

Dekorasi rumah akan sangat mempengaruhi mood dan mood Anda, entah itu ke arah yang lebih positif, memberikan suasana yang rileks, atau malah sebaliknya, sehingga membawa efek negatif, menambah beban dan tekanan.

Mengingat Anda menghabiskan sebagian besar waktu Anda di luar ruangan, seperti di kantor atau kantor, sebaiknya Anda merancang tempat tinggal yang memberikan ketenangan dan kenyamanan setelah seharian beraktivitas di luar ruangan.

Mengutip Elle Decor, beberapa kesalahan desain interior bisa sangat berbahaya, yang konon menjadi penyebab tingkat stres yang melonjak. Upaya dan upaya Anda untuk menemukan kedamaian dan kenyamanan di rumah Anda akan langsung rusak oleh beberapa kesalahan desain dan dekorasi yang Anda gunakan.

Beberapa saran dari para profesional, desainer interior, dan dekorator berikut memang harus dipertimbangkan. Yang terbaik adalah mengetahui dengan pasti jenis kesalahan dekorasi yang menjadi penyebab stres.

Beberapa pilihan dekorasi yang mungkin belum Anda sadari sebelumnya justru dapat meningkatkan stres dan kelelahan.

Rumah itu bisa menghilangkan stres dan kelelahan, tetapi tiba-tiba menghilang karena kesalahan dekorasi.

Inilah 3 kesalahan dekorasi yang bisa menyebabkan stres:

Tambahkan terlalu banyak aksesori dan elemen dekoratif

Konon yang paling banyak melanggar aturan dekorasi adalah hal-hal sederhana, seperti terlalu banyak meletakkan bantal di sofa dan / atau tempat tidur.

Penggunaan dekorasi dan elemen dekoratif yang berlebihan akan membuat rumah Anda terlihat seperti ruang pameran.

Penelitian yang dilakukan oleh University of California, Los Angeles telah menunjukkan bahwa menambahkan terlalu banyak elemen dekoratif pada ruangan dapat menyebabkan kebingungan dalam desain, yang menyebabkan peningkatan hormon stres. Respon tubuh terhadap hal ini seperti makan berlebihan dan insomnia.

Gunakan terlalu banyak pola

Ini bukan masalah dengan gaya terbesar, tetapi salah satu kesalahan dekorasi adalah terlalu banyak pola yang ditampilkan di sebuah ruangan.

Minimalis Secara visual kontras dengan minimalis, gaya interior biasanya memiliki banyak corak terutama warna. Ini agak mirip dengan gaya Bohemian atau Bohemian. Dan kabarnya konsep desain dengan banyak corak dan warna tersebut merupakan kesalahan. Ia adalah alias untuk pemicu stres, penyebab stres.

Namun, ini tidak berarti bahwa kekuatan maksimum menjadi “tabu”. Itu semua tergantung selera dan kebiasaan.

Penggunaan pola yang terlalu banyak saat mendekorasi ruangan bisa menyulitkan Anda untuk memiliki suasana santai.

Para profesional menyarankan aturan emas, yang terpenting adalah menyarankan “aturan 3: 60-30-10” dalam desain interior. Mode 1 adalah mode utama yang Anda gunakan, ini menempati sekitar 60% ruang. Mode kedua menggunakan 30% ruang, dan mode ketiga menggunakan 10% ruang.

Aturan ini berarti Anda harus sangat berhati-hati saat menentukan pola mana yang akan digunakan sebagai elemen dekoratif untuk menciptakan suasana ruangan yang nyaman.

Jika Anda ingin menggabungkan beberapa mode, harap pastikan bahwa satu mode benar-benar mendominasi presentasi sesuai dengan 3 aturan.

Namun bukan berarti setiap jengkal ruangan pasti ada pola. “Law of 3” hanyalah sebuah aturan yang dapat membuka jalan bagi suasana tenang dan sehat di dalam ruangan.

Pilihan warna ruangan salah

Terbukti secara ilmiah bahwa pilihan warna tertentu dapat meningkatkan ketenangan.

Dalam psikologi warna, warna tidak hanya dapat mencerminkan selera dan karakter, tetapi juga suasana dan nuansa ruangan. Pemilihan warna sangat erat kaitannya dengan suasana damai dan nyaman.

Saat memutuskan warna mana yang akan digunakan pada ruangan, pilihlah dengan cermat, terutama pada area kamar tidur.

Percaya atau tidak, pemilihan warna dalam sebuah ruangan berdampak langsung pada sistem kesehatan fisik dan mental.

Desain keren lainnya: Jasa Arsitek Lampung

Menurut studi yang dilakukan oleh seorang ekonom keluarga sehat tahun 1932, ternyata warna sebenarnya tidak terlihat. Emisi gelombang cahaya berwarna secara langsung mempengaruhi sistem endokrin dalam tubuh.

Untuk panduan memilih warna ruangan yang tepat, sebaiknya Anda membaca artikel berikut ini: Cara memilih warna ruangan yang tepat untuk suasana nyaman dan tenang.

Oleh karena itu, jika Anda tidak ingin rumah Anda menjadi sumber stres, dan bukan sebaliknya, ada 3 kesalahan dekorasi yang harus Anda hindari. Disain dan disain rumah harus se-masuk akal mungkin untuk membawa keamanan, kenyamanan dan kebahagiaan.