KONSEP PEMASARAN

KONSEP PEMASARAN

KONSEP PEMASARAN

KONSEP PEMASARAN
KONSEP PEMASARAN

Adalah sebuah falsafah bisnis yang menyatakan bahwa pemuasan kebutuhan konsumen

merupakan syarat ekonomi dan sosial bagi kelangsungan hidup perusahaan. Menempatkan pembeli sebagai pusat kegiatan pemasaran, kebutuhan dan keinginan pembeli harus dimasukkan ke dalam proses produk yang ditawarkan oleh perusahaan.

Menurut (Philip Kotler, 1997:21) , konsep pemasaran adalah suatu kunci untuk mencapai keberhasilan tujuan di dalam organisasi yang terdiri dari penentuan suatu kebutuhan dan keinginan pasar sasaran serta memberikan kepuasan yang diharapkan konsumen secara lebih efektif dan efisien dibanding pesaing.

Berikut ada beberapa konsep pemasaran yang perlu kita perhatikan, yaitu :

1. Kebutuhan adalah suatu keadaan yang dirasakan tidak pernah mendapatkan kepuasan dan sifatnya terletak di dalam tubuh dan kondisi manusia itu sendiri. Misalnya kebutuhan akan sandang, pangan, dan papan.
2. Keinginan adalah suatu kehendak yang kuat dari dalam diri manusia akan sebuah kepuasan terhadap kebutuhan-kebutuhan yang lebih mendalam. Misalnya setiap orang membutuhkan makan tetapi dapat dipuaskan melalui jenis makanan yang berbeda seperti orang yang satu makan roti yang lainnya makan nasi goreng.
3. Permintaan adalah keinginan terhadap suatu produk-produk tertentu yang di dukung oleh suatu kemampuan dan kemauan untuk membelinya. Misalnya banyak orang ingin mobil Mercedes, namun hanya sedikit orang yang mampu dan mau membelinya.
4. Produk atau tawaran adalah sesuatu yang dapat ditawarkan kepada seseorang untuk memuaskan suatu kebutuhan dan keinginan berupa barang, jasa maupun ide-ide.
5. Nilai dan kepuasan merupakan suatu dimana pembeli atau sasaran merasakan terpenuhinya keinginan atau kebutuhannya, sehingga membuktikan produk dan tawaran berhasil.

Berikut adalah empat pilar konsep pemasaran, sebagai berikut :

TANGGUNG JAWAB MANAJER PEMASARAN DALAM PERUSAHAAN

Di dalam organisasi seorang manajemen merancang sistem mengenai tugas – tugas, yang berhubungan dengan wewenang, tanggung jawab, dan pertanggung jawaban agar seluruh pekerjaan dapat berjalan dengan maksimal. Organisasi menawarkan bidang-bidang relatif (tetap) yang masing-masing orang bekerja pada bidang tanggung jawabnya sendiri, pekerjaan yang dilakukan oleh setiap orang itu menjadi bagian dari tugas yang lebih besar yang harus diselesaikan secara keseluruhan oleh perusahaan.

 

Manajer menugaskan sebagian kegiatannya kepada bawahan agar dapat memberikan waktunya

pada fungsi-fungsi manajerial. Dalam penugasan kegiatan, manajer memberikan tanggung jawab kepada bawahan untuk melaksanakan tugas-tugas yang ditugaskannya. Setelah melakukan tugas sesuai dengan wewenang dan tanggung jawabnya, bawahan harus memberikan pertanggung jawaban kepada atasannya.
Dalam merancang suatu kerangka kerja seorang manajer harus melihat ketersediaan dari jumlah anggaran yang tersedia serta keterampilan dari para pegawainya.

Berikut tanggung jawab utama dari manajer pemasaran, yaitu sebagai berikut :

Menanamkan pemasaran dipimpin dengan sikap menyeluruh terhadap bisnis
> Meneliti dan melaporkan tentang adanya peluang – peluang eksternal
> Mampu memahami pelanggan atau konsumen dan seluruh potensinya
> Mengembangkan strategi pemasaran dan perencanaannya
> Mampu mengelola bauran masyarakat dan anggaran atau modal perusahaan dengan baik
> Mengelola manajemen skill, material perusahaan dengan baik
> Serta mampu mengatasi sumber daya manusia dalam perusahaan dengan maksimal