Pendidikan

Mulut

Table of Contents

Mulut

Mulut ayam tidak memliki bibir dan gigi. Peranan gigi dan bibir pada ayam digantikan oleh rahang yang menanduk dan membentuk paruh. Fungsi paruh pada unggas darat dan air berbeda. Pada unggas darat paruh terdapat lidah yang runcing yang digunakan untuk mendorong pakan menuju esophagus. Sedangkan pada unggas air paruh berfungsi untuk menyaring makanan yang terapung pada air. Makanan yang telah masuk oleh pergerakan lidah itik didorong masuk ke dalam faring yang kemudiian ditelan. Makanan yang terapung – apung di air ditelan dengan bantuan alat penyaringan yang berupa lamella paralel (Suprijatna et al., 2005)

Bobot mulut pada ternak unggas (ayam) tidak di ketahui karena pada pelaksanaan praktikum tidak di sediakan organ mulut ayam. Kami mendiskripsikan mulut ayam yaitu Kasar, keras dan berlendir karena di dalam mulut terdapat kelenjar saliva yang meghasilkan enzim amilase dan maltase.

3.2.2 Esophagus

Esopagus membentang disepanjang leher dan thorax, kemudian berakhir di proventriculus, merupakan penghubung antara dasar mulut (pharynx) dengan crop dan ventriculus. Esophagus menghasilkan mukosa yang berfungsi untuk membantu melicinkan pakan menuju tembolok.  Jika berat esophagus ayam tidak pada kisaran normal ini  dapat dipengaruhi oleh pemberian pakan atau jenis pakan yang dikonsumsi, penyakit, umur, dan jenis unggas. Hal tersebut juga sesuai dengan pendapat (Prayoga, 2006) bahwa Faktor yang mempengaruhi adanya perbedaan dari berat esophagus pada ayam adalah jumlah pakan yang dikonsumsi, jenis pakan, umur dan jenis kelamin.

sumber :

https://apkmod.co.id/gb-whatsapp-apk/