Umum

Nekrosis Tubular Akut

Nekrosis Tubular Akut

Penyebab Nekrosis Tubular Akut (NTA) adalah iskemia dan nefrotoksin. Iskemia selama 25 menit atau kurang berakibat kerusakan ringan dan masih reversibel. Iskemia 2 jam menimbulkan kerusakan berat yang irreversibel. Nefrotoksik berupa antibiotik (aminoglikosida, penisilin, sefalosporin, tetrasiklin, dan sulfonamida), logam berat (sisplatin), agen radiokontras, toksin endogen (mioglobin, hemoglobin).

  1. Gagal Ginjal Kronik

Perjalanan gagal ginjal kronik atau menahun meliputi tahap yang dimulai dengan penurunan cadangan ginjal, selanjutnya terjadi insufisiensi ginjal, gagal ginjal, dan terakhir uremia (tahap terakhir gagal ginjal). Keadaan irreversibel ditandai dengan fungsi nefron yang berkurang. Kerusakan ginjal berlangsung progresif. Perjalanan menuju uremia berlangsung berangsur untuk waktu yang cukup lama (beberapa tahun). Jika ginjal tak dapat lagi mempertahankan keseimbangan cairan dan elektrolit maka diperlukan dialisis (hemodialisis atau dialisis peritoneal).

  1. Penyebab penyakit gagal ginjal kronik,yaitu: Penyakit imunologis

ü  Glomerulonefritis

ü  Lupus eritematosus sistematik

ü  Poliarteritis nodosa

  1. Infeksi

ü  Pielonefritis

ü  Tuberkulosis

  1. Obstruksi urine

ü  Hipertrofi prostat

ü  Batu ginjal

ü  Konstriksi urine

ü  Neoplasma

  1. Penyakit metabolik

ü  Diabetes melitus

ü  Asam urat

  1. Penyakit vaskuler

ü  Hipertensi

ü  Infark

  1. Penyakit hereditar /bawaan

ü  Penyakit ginjal polikistik

  1. Nefrotoksin

ü  Analgetika atau nyeri

ü  Keracunan logam berat

  1. RETENSI URINE

Retensi urine adalah suatu keadaan penumpukan urine di kandung kemih dan tidak mempunyai kemampuan untuk mengosongkannya secara sempurna.Retensio urine adalah kesulitan miksi karena kegagalan urine dari fesika urinaria. (Kapita SelektaKedokteran).

Retensio urine adalah tertahannya urine di dalam kandung kemih, dapat terjadi secara akut maupunkronis. (Depkes RI Pusdiknakes 1995).

Retensio urine adalah ketidakmampuan untuk melakukan urinasi meskipun terdapat keinginan ataudorongan terhadap hal tersebut. (Brunner & Suddarth).

 

Baca juga: