Pemkab Gandeng Lima PTN

Pemkab Gandeng Lima PTN

Pemkab Gandeng Lima PTN

Pemkab Gandeng Lima PTN
Pemkab Gandeng Lima PTN

Bagi warga yang kurang mampu namun memiliki prestasi yang luar biasa, saat lulus dari SMA

/SMK tidak boleh khawatir untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat perguruan tinggi negeri (PTN). Pasalnya, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat kembali meluncurkan program beasiswa penuh untuk lulusan SMA/sederajat yang melanjutkan ke perguruan tinggi negeri. Beasiswa tersebut diperuntukkan bagi 50 mahasiswa yang berkategori tidak mampu.
PTN
FAJRI ACHMAD NF/BANDUNG EKSPRES

TES MASUK: Sejumlah calon mahasiswa mengikuti ujian masuk SBMPTN. Untuk meningkatkan pendidikan, pemkab Bandung Barat meluncurkan beasiswa untuk lima perguruan tinggi negeri di Kota Bandung dan sekitarnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Badung Barat Agustina Piryanti didampingi Kabid SMA/

SMK Hasanuddin mengungkapkan, program yang diberi nama Beasiswa Cermat ini dikhususkan untuk warga yang kurang mampu untuk mudah masuk ke perguruan tinggi yang sudah menjalin MoU dengan Pemkab Bandung Barat. Seperti, Universitas Padjadjaran, Institut Teknologi Bandung, Universitas Pendidikan Indonesia, Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati, dan Politeknik Bandung. ”Saat ini baru lima universitas yang sudah melakukan MoU dengan kami. Ada satu lagi perguruan tinggi yang masih dalam tahap MOU, yaitu IPB,” katanya kepada wartawan di Ngamprah kemarin (11/8).

‪Program beasiswa tersebut mencakup biaya kuliah, uang saku, dan tempat tinggal hingga lulus kuliah maksimal selama empat tahun. Beasiswa diberikan langsung kepada rekening mahasiswa setiap bulan melalui perguruan tinggi.

‪Agustina menuturkan, tahun ini kuota beasiswa tersebut sebanyak 50 orang, masing-masing 10 orang di 5 PTN

yang telah bekerja sama. Mereka yang mendapatkan beasiswa ini diajukan oleh PTN masing-masing untuk kemudian dikonsultasikan dengan Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana. ”Selanjutnya nanti akan dibuat SK Bupati. Jadi untuk menentukan siswa yang dapat beasiswa ini kami pastikan tidak ada KKN karena datanya langsung dari PTN dan dikonsultasikan ke BP3AKB,” katanya.

‪Program beasiswa tersebut, lanjut Agustina, telah diluncurkan sejak 2014 lalu. Pada tahun pertama, sebanyak 44 mahasiswa tidak mampu telah menerima beasiswa tersebut. Mereka di terima di PTN yang telah bekerja sama di berbagai jurusan.

Tahun ini, ratusan calon penerima beasiswa tersebut telah diterima Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat. Selanjutnya, akan segera dibuatkan SK Bupati agar beasiswa tersebut bisa dicairkan. ‪Kendati merupakan beasiswa penuh, lanjut Agustina, pihaknya tetap memantau prestasi mahasiwa setiap akhir semester. Jika IPK penerima beasiswa kurang dari 2,75, beasiswa tersebut akan diputus. ”Penerima beasiswa tahun lalu ada tiga orang yang IPK-nya di bawah 2,75. Mereka kami beri kesempatan dua semester untuk memperbaikinya dengan bimbingan PTN tempat mereka kuliah,” katanya.

‪Sementara itu, Bupati Bandung Barat Abubakar mengatakan, pemberian beasiswa tersebut bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada warga tidak mampu yang berprestasi untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Hal itu selaras dengan visi dan misi daerah di bidang pendidikan.

 

Sumber :

https://www.pesawarankab.go.id/pages/sejarah-trisakti/