Pengertian dan Ciri-Ciri Sistem Ekonomi Campuran

Pengertian dan Ciri-Ciri Sistem Ekonomi Campuran

Pengertian dan Ciri-Ciri Sistem Ekonomi Campuran

Pengertian dan Ciri-Ciri Sistem Ekonomi Campuran
Pengertian dan Ciri-Ciri Sistem Ekonomi Campuran

Pengertian Sistem Ekonomi Campuran

Sistem ekonomi adonan merupakan adonan atau perpaduan antara sistem ekonomi liberal dengan sistem ekonomi sosialis.

Masalah-masalah pokok ekonomi mengenai barang apa yang akan diproduksi, bagaimana barang itu dihasilkan, dan untuk siapa barang itu dihasilkan, akan diatasi gotong royong oleh pemerintah dan swasta.

Pada sistem ekonomi adonan pemerintah melaksanakan pengawasan dan pengendalian dalam perekonomian, namun pihak swasta (masyarakat) masih diberi kebebasan untuk memilih kegiatan-kegiatan ekonomi yang ingin mereka jalankan.

Adanya campur tangan dari pemerintah bertujuan untuk menghindari akibat-akibat yang kurang menguntungkan dari sistem liberal, antara lain terjadinya monopoli dari golongan-golongan masyarakat tertentu terhadap sumber daya ekonomi.

Apabila kita cermati sebagian besar negara di dunia tidak ada lagi yang memakai salah satu sistem ekonomi. Mereka kebanyakan mengombinasikan dari sistem-sistem yang ada sesuai dengan situasi dan tradisi negara yang bersangkutan.

Misalnya saja Amerika Serikat yang sangat populer dengan sistem ekonomi liberalnya. Meskipun sistem ekonomi yang mereka memutuskan berpaham liberal, namun pada kenyataannya masih ada campur tangan pemerintah, contohnya dalam hal pembuatan undang-undang antimonopoli.

Ciri-ciri sistem ekonomi campuran

Untuk mengetahui lebih jelasnya mengenai sistem ekonomi campuran, berikut ini ciri-ciri dari sistem ekonami campuran.

1) Sumber-sumber daya yang vital dikuasai oleh pemerintah.

2) Pemerintah menyusun peraturan, perencanaan, dan memutuskan kebijaksanaan-kebijaksanaan di bidang ekonomi.

3) Swasta diberi kebebasan di bidang-bidang ekonomi dalam batas akal ekonomi yang ditetapkan pemerintah.

4) Hak milik swasta atas alat produksi diakui, asalkan penggunaannya tidak merugikan kepentingan umum.

5) Pemerintah bertanggung jawab atas jaminan sosial dan pemerataan pendapatan.

6) Jenis dan jumlah barang diproduksi ditentukan oleh prosedur pasar.

Dengan demikian, dalam sistem perekonomian adonan ada bidang-bidang yang ditangani swasta dan ada bidang-bidang yang ditangani pemerintah.

Sama halnya dengan sistem ekonomi lainnya, sistem ekonomi adonan juga mempunyai kelebihan dan kekurangan. Akan tetapi, kelebihan dan kekurangannya tergantung kepada setiap negara dalam mengatur sistem ekonominya tersebut.

Baca Artikel Lainnya: