PPDB 2018 Diharapkan Melahirkan Peserta Didik Berkualitas

PPDB 2018 Diharapkan Melahirkan Peserta Didik Berkualitas

PPDB 2018 Diharapkan Melahirkan Peserta Didik Berkualitas

PPDB 2018 Diharapkan Melahirkan Peserta Didik Berkualitas
PPDB 2018 Diharapkan Melahirkan Peserta Didik Berkualitas

Proses pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) diharapkan bisa melahirkan peserta didik

yang berkualitas, demikian diungkapkan oleh Kepala Sekola SMA Negeri 1 Ciamis, saat ditemui di gedung SMA Negeri 1 Ciamis, Jalan Sukamulya No. 38, Ciamis, Jawa Barat pada Jumat, 6 Juli 2018.

Wawan Haryawan menyampaikan pada tahap kesatu sudah 360 calon peserta didik, dan pada tahap kedua sudah terdaftar sekitar 165 calon peserta didik.

“Kegiatan PPDB ini berjalan dengan lancar, pada tahap kesatu sudah ada 360 calon peserta didik yang mendaftarkan diri. Hari kedua sudah ada 165 orang calon peserta didik yang terdaftar, dan ada sekitar 250 calon peserta didik yang belum di entry datanya,” jelas Wawan saat ditemui di SMA Negeri 1 Ciamis, Jalan Sukamulya No. 38, Ciamis, Jawa Barat pada Jumat, 6 Juli 2018.

Wawan juga menyampaikan, bahwa kondusifnya proses pelaksanaan PPDB tahun ini ditunjang oleh penggunaan IT, sehingga mengurangi pula beban pihak panitia.

 

“Kondusifnya proses PPDB tahun ini ditunjang oleh penggunaan IT, jadi yang ingin

menyampaikan pertanyaannya, tidak begitu banyak karena server yang menentukan jawabannya, beban kami pun berkurang,” kata Wawan.

 

Jalur PPDB

Ketika ditanya mengenai kendala yang terjadi selama proses pelaksanaan PPDB, Wawan menyampaikan bahwa sejauh ini hanya server yang sempat error pada hari pertama. “Kalau PPDB tidak ada masalah, walaupun servernya agak lemot. Tapi kami bergegas untuk mengumumkan dan memberi penjelasan kepada setiap orangtua siswa,” ujar Wawan.

Harapan Wawan, untuk PPDB tahun ini adalah mendapatkan siswa dan siswi

yang berkualitas, juga bisa menampung kehendak masyarakat. Selain itu, Wawan berharap sistem pelaksanaan PPDB yang akan datang untuk sekolah-sekolah yang tidak ketat persaingannya, tidak usah dibagi hingga beberapa jalur.

“Harapan saya untuk proses pelaksanaan PPDB yang selanjutnya, setiap sekolah yang memang persaingannya tidak ketat, tidak usah dibagi-bagi lagi jalurnya, kalaupun jalurnya akan dibagi-bagi, semua siswa juga akan diterima. Sistem seperti ini lebih baik untuk sekolah yang peminatnya banyak.” ucap Wawan.***

 

Sumber :

https://earlraytomblin.com/sejarah-manusia-purba/