Tokyo Motor Show 2019 Targetkan Satu Juta Pengunjung
Teknologi

Tokyo Motor Show 2019 Targetkan Satu Juta Pengunjung

Tokyo Motor Show 2019 Targetkan Satu Juta Pengunjung

Tokyo Motor Show 2019 Targetkan Satu Juta Pengunjung
Tokyo Motor Show 2019 Targetkan Satu Juta Pengunjung

TOKYO – Ajang Tokyo Motor Show (TMS) 2019 dibuka untuk wartawan seluruh dunia hari ini. Berikutnya, pada Kamis (24/10/2019) pameran automotif terbesar di kawasan Asia itu dibuka untuk umum. Tokyo Motor Show 2019 melakukan perubahan besar guna mengantisipasi tren penurunan antusiasme masyarakat pada pameran automotif.

Ketua Umum Japan Automobile Manufacturers Association

(JAMA) Akio Toyoda, menargetkan 1 (satu) juta pengunjung di tengah tren turunnya pengunjung pameran automotif di seluruh dunia, termasuk TMS.

Tokyo Motor Show 2019 Targetkan Satu Juta Pengunjung

Baca Juga:

Fokus Badan Amal, Bill Gates Mundur Total dari Microsoft
Industri Automotif Kurang Tokcer, Laba WOM Finance Tetap Naik

Diketahui pada 2013 pengunjung TMS tercatat mencapai 902.000 pengunjung. Angka itu langsung turun ada 2015 dimana hanya ada 813.500 pengunjung yang datang ke Tokyo Big Sight. Pada 2017 penurunannya semakin parah karena hanya berhasil menarik minat 771.000 pengunjung.

Tidak hanya TMS, pameran automotif lainnya juga turun.

Contohnya Frankfurt Motor Show yang baru saja digelar di Frankfurt, Jerman pada 12 September lalu. Pameran automotif yang juga digelar sekali dalam dua tahun itu juga mengalami penurunan drastic. Pada 2015 mereka behasil menari pengunjung sebanyak 931.700 orang. Dua tahun setelahnya, 2017, angkanya langsung turun jadi 810.000 pengunjung. Puncaknya pada tahun ini dimana hanya ada 560.000 pengunjung yang datang ke Frankfurt Motor Show 2019.

Di tengah tren penurunan ini Toyoda justru menetapkan target

yang fantastis yakni 1 juta pengunjung. Sebuah angka yang tidak pernah tercapai di TMS sebelum-sebelumnya. Toyoda memang punya rencana yang matang dalam mewujudkan target itu. Yang dia lakukan adalah merubah konsep pameran automotif yang terbilang usang dengan konsep baru yang lebih melibatkan pengunjung.

 

Baca Juga :