Pendidikan

Upaya Pengkristenisasian Ajaran Aristoteles

Upaya Pengkristenisasian Ajaran Aristoteles

Pada mulanya hanya sebagian ahli pikir yang membawa dan meneruskan ajaran Aristoteles, akan tetapi upaya ini mendapatkan perlawanan dari Augustinus. hal ini di  karenakan adanya suatu anggapan bahwa ajaran Aristoteles yang mulai di kenal pada abad ke-12 telah di olah dan tercemar oleh ahli pikir Arab ( Islam )

Hal ini dianggap sangat membahayakan ajaran Kristen. Keadaan yang demikian ini bertolak belakang bahwa ajaran Aristoteles masih di ajarkan di fakultas-fakultas bahkan di anggapnya sebagai pelajaran yang penting dan harus di pelajari

Untuk menghindari adanya pencemaran tersebut di atas ( dari ahli pikir arab atau Islam ) maka Albertus Magnus dan Thomas Aquinas sengaja menghilangkan unsur-unsur atau selipan dari Ibnu Rusyd dengan menerjemahkan langsung dari bahasa latinnya.

Juga bagian-bagian ajaran Aristoteles yang bertentangan dengan ajaran Kristen di ganti dg teori-teori baru yg bersumber pada ajaran Aristoteles dan diselaraskan dengan ajaran Kristen. Langkah terakhir, dari ajaran Aristoteles yg telah di selaraskan dg ajaran ilmiah ( suatu sintesa antara kepercayaan dan akal )

Upaya Thomas Aquinas ini sangat berhasil dengan terbitnya sebuah buku Summa Theologiae dan sekaligus merupakan bukti bahwa ajaran Aristoteles telah mendapatkan kemenangan dan sangat mempengaruhi seluruh perkembangan Skolastik

  1. Albertus Magnus ( 1206-1280 )

Di samping sebagai biarawan Albertus Magnus juga di kenal sebagai cendekiawan abad pertengahan. Ia lahir dengan nama Albert Von Bollstadt yang juga di kenal sebagai ‘’ doctor Universalis ‘’ doktor magnus ‘’ kemudian bernama Albertus Magnus ( Albert the Great ). Ia mempunyai kepandaian luar biasa. Di Universitas Padua Ia belajar artes Liberales, Ilmu-ilmu pengetahuan alam, kedokteran, filsafat Aristoteles, belajar teologi di Bulogna dan masuk ordo Dominican tahun 1223 kemudian masuk ke Koln menjadi dosen filsafat dan teologi

Terakhir Ia di angkat sebagai uskup agung. Pola pemikiran nya adalah meniru Ibnu Rusyd dalam menulis tentang Aristoteles. Dalam bidang ilmu pengetahuan Ia mengadakan penelitian dalam ilmu biologi dan ilmu kimia

  1. Thomas Aquinas (1225-1274 M.)

Puncak kejayaan masa skolastik dicapai melalui pemikiran Thomas Aquinas (1225-1274 M.). Lahir di Roccasecca, Italia 1225 M dari kedua orang tua bangsawan[9]. Nama sebenarnya adalah Santo Thomas Aquinas, yang artinya Thomas yg suci dari Aquinas. Di samping Ia sebagai ahli pikir juga seorang dokter gereja bangsa Italia. Ia lahir di Rocca Secca, Napoli, Italia. Ia sebagai tokoh terbesar Skolastisisme,salah seorang suci gereja Katolik Romawi & pendiri aliran yang di nyatakan menjadi filsafat resmi gereja katolik. Tahun 1245 belajar pada Albertus Magnus.  Menjadi  guru besar dalam ilmu agama di Perancis tahun 1250 dan tahun 1259 menjadi guru besar dan penasihat Paus

sumber :

Doctor Kids 1.28 Apk for android