Teknologi

WhatsApp dicibir Telegram dan penggunanya

WhatsApp dicibir Telegram dan penggunanya

WhatsApp dicibir Telegram dan penggunanya

Alih-alih bermaksud memberi tahu pengguna bahwa aplikasinya bisa untuk berbagi file atau dokumen hingga yang berukuran 100MB, WhatsApp justru dicibir pesaingnya, Telegram, dan penggunanya.

Kejadian lucu itu bermula ketika WhatsApp mencuit di Twitter dan membagikan tips bagaimana cara mengirimkan file berukuran hingga 100MB melalui aplikasi WhatsApp pada 13 September yang lalu.

“Butuh mengirimkan sebuah email tapi lampiran file (file attachment) terlalu besar?, coba WhatsApp sebagai gantinya, Anda bisa mengirimkan file hingga 100MB,” tweet WhatsApp yang diikuti tagar #WhatsAppTricks.

Need to send an email but the attachment is too large? Try using WhatsApp instead, where you can send files of up to 100 MB. #WhatsAppTricks pic.twitter.com/I6gwBmH70S

— WhatsApp Inc. (@WhatsApp) September 12, 2019

Tweet WhatsApp itu langsung dikomentari dan “dicibir” Telegram yang mengirim pesan

dengan kalimat sama, tapi diakhiri dengan kalimat bahwa “Anda bisa mengirimkan file hingga 1,5GB”. Memastikan bahwa Telegram bisa digunakan untuk berbagi file dengan ukuran yang jauh lebih besar.

Baca juga: Apa artinya pesan terenkripsi?

“Telegram lebih baik soal file,” komentar pengguna Telegram Abdo Al-Gafri (@LiveMore2cMore).

“Gunakan @Telegram karena mulai tahun depan WhatsApp memulai fitur yang Anda bisa melihat iklan di WhatsApp. Jadi saya mengurangi mengurangi penggunaan WhatsApp dan menggunakan Telegram sejak setahun terakhir,” tulis Gopinath (@Tanishkq).

WhatsApp please, learn from Telegram, the best messaging app from the entire world.

Cloud based, so many good features, secure, and more.

— andre (@DideroSan) September 13, 2019

Pengguna lain, andre (@DidaroSan), menambahkan dukungan untuk Telegram dengan menuliskan: “WhatsApp tolong, belajar dari Telegram, aplikasi perpesanan terbaik dari seluruh penjuru dunia. Berbasis cloud, begitu banyak fitur, aman, dan banyak lagi.”

Baca juga: Telegram, radikalisasi dan cerita bagaimana napiter Anggi teradikalisasi

Faktanya, memang Telegram memiliki kemampuan lebih dalam soal berbagi file

(tidak terkompresi dan menurunkan kualitas dokumen gambar maupun video), selain fitur-fitur lain termasuk keamanan dan privasinya.

 

sumber :

https://pakdosen.co.id/seva-mobil-bekas/